SUARABMI.COM - Seorang TKI wanita berhasil diselamatkan oleh polisi dan pemkot New Taipei City, setelah ia disiksa oleh majikannya, seperti yang dilaporkan oleh Departemen Tenaga Kerja pada Sabtu 19 Januari.
Menurut Departemen Tenaga Kerja, TKI wanita tersebut tak diperbolehkan keluar dari rumah majikannya di Distrik Banqiao selama beberapa bulan.
[post_ads]
Menurut penyelidikan, sang majikan, Lin, memotong gajinya selama dua bulan dengan alasan kerjanya tak becus. Ia juga menampar wajahnya dan hanya memberinya sisa- sisa makanan.
TKI wanita itu kemudian menelepon Depnaker dan akhirnya berhasil diselamatkan pada 11 Januari lalu. Ketika petugas Depnaker mengunjungi kediaman Lin, korban berlari turun dari lantai 2 dan menunjukkan tisu bernoda darah dan buku catatan berisi detail perlakuan sang majikan terhadapnya.
Petugas Depnaker mencoba membawa korban pergi dan menempatkannya di penampungan. Namun, Lin berusaha menghalanginya selama dua jam dan baru berhenti saat polisi terlibat.
[post_ads_2]
Depnaker mengatakan bahwa petugasnya sempat mencoba beberapa kali untuk mengunjungi korban, namun Lin menggunakan berbagai macam alasan untuk menghalangi petugas bertemu dengan korban.
Saat ini, Departemen Tenaga Kerja New Taipei City hanya memiliki 41 petugas untuk melayani sekitar 100.000 pekerja migran. Hal tersebut mengakibatkan tekanan dan beban kerja yang luar biasa bagi mereka.
